Riauvoice.com, Bangkinang — Sosok H. Hasan Basri atau lebih masyhur dengan panggilan UJK merupakan seorang pengusaha sukses dari Salo. Di balik kesuksesannya itu, ia juga dikenal sebagai seorang yang dermawan, suka membantu fakir miskin dan orang yang mengalami kesusahan. Ia juga gemar berinfaq untuk pembangunan rumah ibadah.
Seperti yang diungkap oleh seorang warga Bangkinang Kota bernama Ariel. Ariel mengatakan UJK tak akan berpikir panjang untuk menyumbang material seperti pasir dan batu untuk pembangunan masjid maupun musholla.
Kebaikan lain yang dilakukan oleh UJK menurut Ariel adalah, ia bersedia membantu Pemkab Kampar dalam memperbaiki fasilitas umum menggunakan dana pribadinya.
Sebagai contoh, UJK kata Ariel, bersedia menyumbang material untuk perbaikan jalan dari Taman Makam Pahlawan menuju kantor Kejaksaan Negeri Kampar yang telah lama terputus dan tak bisa dilalui akibat badan jalan yang mengalami amblas.
“Sekarang jalan tersebut sudah bagus. Sudah bisa dilalui kembali, berkat sumbangan sukarela dari Pak Haji UJK. Kalau itu diuangkan, tidak sedikit uang yang dibutuhkan untuk memperbaiki jalan yang telah lama terputus akibat longsor parah tersebut,” ungkap Ariel pada wartawan (15/6/2024).
Sikap UJK yang secara suka rela menyumbang material dengan jumlah yang tidak sedikit untuk perbaikan jalan yang telah lama tidak bisa dilalui tersebut, kata Ariel sebagai bukti bahwa kontrak asli daerah selalu bersedia ikut berbuat tanpa pamrih untuk kemajuan daerah. Berbanding terbalik dengan kontraktor dari luar yang banyak mendapat pekerjaan beberapa tahun ke belakang di Kampar.
“Kalau kontraktor luar, paling hanya datang dan cari untung ke sini. Tak mungkin mereka mau menyumbang macam kontraktor lokal kita. Contohnya saja Pak UJK ini, beliau sudah banyak berbuat dan beramal. Tapi kita justru heran dengan pejabat kita, lebih suka kasih proyek ke pihak luar,” ucap Ariel heran.
Hal senada juga diutarakan oleh Ketua LSM Penjara Kabupaten Kampar, Muslim. UJK menurut dia, sudah sangat dikenali sebagai pengusaha yang sukses oleh masyarakat. Ia dikenal suka membantu masyarakat miskin dan membantu rumah ibadah, seperti masjid dan musholla.
“Beliau sejak lama telah berkecimpung di dunia usaha, tepatnya sebagai seorang kontraktor. Ia telah banyak membangun infrastruktur jalan, jembatan dan proyek lainnya,” ungkap Muslim.
Kata muslim, seorang UJK selalu berbuat yang maksimal apabila dipercaya oleh pemerintah mengerjakan proyek-proyek infrastruktur jalan maupun jembatan yang memang telah menjadi bidangnya.
“UJK ini apabila diberi kepercayaan melaksanakan proyek selalu memuaskan. Ia mengutamakan bobot maupun volume pekerjaan sehingga membuat masyarakat nyaman dan senang melihat hasil proyek yang beliau kerjakan,” ucap Muslim.
Kata Muslim, bagi seorang UJK amanah yang diberikan kepada dirinya akan ia kerjakan sebaik-baiknya.
“Jika perlu akan saya tambah volume bobot pengerjaan proyek yang diberikan kepada saya. Agar menjadi amal ibadah untuk bekal hidup saya apabila saya dipanggil oleh Yang Maha Kuasa,” kata Muslim menirukan perkataan UJK pada dirinya suatu waktu.-naz





