PKS Kampar Usulkan 5 Nama Bakal Calon Bupati ke DPW, Meski Hanya Punya 3 Kursi, Mengapa PKS Tetap Diminati?

Riauvoice.com, Bangkinang — Partai Keadilan Sejahtera atau PKS Kabupaten Kampar telah mengirim 5 nama Bakal Calon Bupati Kampar ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Riau pada Senin (24/6/2024).

5 nama bakal calon ini disebut Ketua PKS, Tamaruddin diputuskan setelah Rapat Dewan Pertimbangan Tingkat Daerah (DPTD) terakhir serta berdasarkan arahan DPW yang menyepakati untuk membawa semua nama yang mendaftar sebelumnya di PKS Kampar ke tingkat provinsi.

“Dan yang terkonfirmasi sampai saat ini yang sudah Ok kita bawa ke DPW baru 5 orang. Mereka adalah Repol, Yuyun Hidayat, Ardo, Burhanuddin dan Edwin Pertama Putra,” ucap Tamaruddin.

Lanjut Tamar, format kehadiran para bakal calon ke DPW, mereka akan bersilaturahim, berdiskusi dan diwawancarai oleh pengurus DPW PKS tentang bagaimana kesiapan mereka dalam mengarungi kontestasi pilkada ini.

Meski telah mengirim banyak nama-nama ke DPW, PKS sebut Tamar, belum akan menutup pintu untuk nama-nama potensial lainnya yang mungkin saja masih berhasrat ingin diusung oleh partainya.

“Dan mengamati dinamika politik terkini, PKS juga membuka diri jika ada calon-calon lain yang berniat maju dan belum mendaftar di November tahun lalu,” sambungnya.

PKS sebutnya, ingin memberikan ruang yang sama bagi putra-putri terbaik Kampar yang ingin berkolaborasi membangun daerah bersama partai berlatar orange tersebut.

“Kita beri kesempatan putra-putri terbaik Kampar yang punya niat untuk kemajuan Kampar ke depan. Jika mereka ingin membangun komunikasi akan kita buka seluas-luasnya,” ulas Tamar.

Ramainya tokoh-tokoh politik Kampar yang melirik PKS dikomentari oleh Ketua LSM KPK-Nusantara, Dedi Osri. Kata Dedi meskipun PKS hanya mempunyai 3 kursi di DPRD, partai dakwah itu tetap menjadi salah satu partai terlaris di Pilkada Kampar kali ini.

“Banyak tokoh politik yang masih mengimpikan diusung oleh PKS. Tentu ini sangat bisa kita pahami, apa sebabnya PKS sangat diminati, meskipun mereka hanya punya 3 kursi,” cetusnya.

Penyebabnya kata dia, lantaran partai yang kini dipimpin oleh politisi asal Salo itu, memiliki kader-kader yang militan. Tentunya, kader-kader partai yang militan akan menjadi mesin politik yang sangat bisa diandalkan dalam pertarungan pilkada nanti.

“Andai kata PKS punya kader 20 ribu saja se-Kampar, tentu mereka akan bekerja mempengaruhi serta mengajak 20 ribu suara lagi untuk memilih paslon yang mereka usung. Begitu biasanya mereka bekerja dalam politik ini. Dan ini dipahami betul oleh para tokoh. Kader mereka tegak lurus dengan partai serta sangat militan,” tutur Dedi.

Selain militan dan pro aktif mengajak pemilih untuk memilih paslon yang mereka usung, kader-kader PKS menurut juga sangat bisa diandalkan untuk mengawal TPS termasuk sangat andal dalam mengawal proses rekapitulasi.

“Jadi sangat kecil peluang paslon yang diusung PKS akan dicurangi, sebab PKS punya kader yang bisa jaga dan kawal TPS,” ungkapnya.

Oleh karena itu, kata Dedi, PKS merupakan mesin politik yang efektif yang harus digandeng oleh kandidat yang ingin memenangi kontestasi Pilkada Kampar 2024 ini.-naz

Pos terkait