Riauvoice.com, Bangkinang — Jembatan Sungai Sunsang yang menghubungkan komplek perkantoran Bupati Kampar yang baru dengan kantor bupati lama yang telah amblas sejak setahun lebih hingga kini belum juga diperbaiki.
Bahkan lelang paket proyek ini tak kunjung selesai hingga saat ini. Walaupun jembatan ini hari-hari digunakan oleh para petinggi daerah seperti bupati, ketua DPRD sekda untuk pulang pergi ke kantor namun tak membuat penyelesaiannya menjadi super prioritas.
Dari informasi yang berhasil kami himpun, telah terjadi kesalahan pada desain, untuk itu, pihak PU harus mereview kembali desain jembatan.
“Kacau perencanaannya. Di desain yang baru ini, lebar jembatan hanya 7 meter. Padahal sebelumnya lebar jembatan ini 20 meter. Menurut saya itu kesalahan besar. Masa, lebar sebelumnya 20 meter, sekarang akan diperbaiki, tapi dibuat lebar cuma 7 meter, bukaan jembatan menjadi sangat sempit,” celetuk seorang warga yang mengaku sedikitnya banyaknya mengetahui soal rancang konstruksi kepada wartawan di Bangkinang, beberapa hari lalu.
Kabid Jalan dan Jembatan PUPR, Afruddin Amga menyebutkan, proses lelang paket proyek jembatan ini sedang berjalan, dan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi akan segera didapat rekanan pemenang, hingga kemudian pekerjaan proyek akan dimulai.
Amga mengakui, telah terjadi ketidakcermatan dalam desain jembatan sehingga mesti dilakukan review kembali. Dia menyebut anggaran yang dibutuhkan untuk membangun ulang jembatan yang amblas sejak hampir 2 tahun lalu mencapai Rp4 miliar lebih.
Udo Muslim selaku pemerhati pembangunan di Kampar menyesalkan molornya proses lelang paket pengerjaan proyek jembatan Sungai Sunsang ini. Dia bahkan menyebut kinerja Dinas PUPR sangat buruk mengingat seharusnya perbaikan jembatan yang sering dilewati oleh bupati dan ketua DPRD ini menjadi prioritas sejak awal.
“Ini sudah mau akhir Agustus, tapi proses lelang belum selesai, nanti, kalau jembatan ini mangkrak karena waktu pengerjaan yang mepet, pasti yang disalahkan pihak kontraktor, padahal ini juga disebabkan oleh lambannya kerja PU,” ucap Udo Muslim kesal, Rabu (20/8/2024)-***





