Bangkinang Kota- Penjabat (Pj) Bupati Kampar yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Suhermi.ST mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Inflasi dan Sosialisasi Kebijakan Penyediaan 3 juta Rumah di pimpin langsung oleh Kementrian Dalam Negri Prof.Drs.Muhammad Tito Karnavian.MA.P.Hd. Kegiatan ini di laksanakan di Ruang Vidcon lantai II Kantor Bupati Kampar Bangkinang Kota, Senin (25/11/2024).
Turut hadir dalam kegiatan ini diantaranya Kapolres di wakili oleh Kabag Pen Yulihasman.S.Sos, Dandim 0331 KPR di wakili Danpos M.Syafrial, Kepala Dinas Perkim Rusdi Hanip.ST.MT, Kepala BPS Budianto, Plt. Kepala Bagian Perekonomian Y. Purwoko, seluruh mewakili kepala OPD dan Tim TPID Kabupaten Kampar.
Dalam arahannya, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Suhermi.ST menyampaikan Kemendagri mengingatkan kembali, bahwa sebentar lagi kita akan melaksanakan Pilkada, natal dan tahun baru 2025. itu sudah menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Kampar serta kerjasama elemen terkait, untuk melaksanakannya.
Dengan demikian, kata Suhermi, berbagai hal atau langkah selama ini telah dilaksanakan oleh pemda kampar untuk mensukseskan Pilkada diantaranya kerja sama dengan KPU, Bawaslu, TNI dan Polri di kampar dapat bejalan aman dan lancar.
Sementara itu, kata dia, untuk Natal dan tahun baru nantinya, Pemerintah Kabupaten Kampar akan melakukan pengamanan kerjasama TNI, dan Polri, serta akan melaksanakan operasi pasar murah untuk masyarakat yang membutuhkan Kabupaten Kampar.
Selanjutnya, sebut dia, mengenai sosialisasi Penyediaan 3 juta Rumah untuk masyarakat Indonesia, Pemerintah Kabupaten Kampar sangat mengapresiasi dengan di laksanakan program ini. Mengingat ini merupakan program dari Presiden Prabowo-Gibran dalam rangka membantu masyarakat kecil untuk memiliki tempat tinggal layak huni.
Senada yang sama, Kementerian Dalam Negri Prof.Drs.Muhammad Tito Karnavian.MA.P.Hd menjelaskan tujuan di laksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Rakor Inflasi dan Sosialisasi Kebijakan Penyediaan 3 juta Rumah ialah untuk memantau kondisi tingkat inflasi se-Indonesia agar inflasi dapat di kontrol apa lagi sebentar lagi kita akan melaksanakan Pilkada dan tahun baru.
Sementara itu, banyaknya penduduk produktif Indonesia saat ini yang merupakan generasi sandwich, sebuah generasi produktif yang terpaksa harus menjadi sumber ketergantungan usia rentan atau lansia dan di saat bersamaan juga harus memberikan kehidupan layak kepada generasi muda atau anak-anak.
“Situasi ini tentunya perlu segera direspons cepat oleh Pemerintah melalui Program 3 Juta Rumah per tahun. Program 3 Juta Rumah merupakan program Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam rangka membantu masyarakat kecil untuk memiliki tempat tinggal layak huni,” katanya.
Lanjut dia, program 3 juta rumah per tahun terdiri dari pembangunan dua juta rumah di perdesaan dan pembangunan satu juta apartemen di wilayah perkotaan. Pembangunan dua juta rumah di perdesaan bertujuan untuk mendukung desa sebagai sumber ketahanan pangan sekaligus desa wisata yang memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat pedesaan. (Adv)





