Kampar Kiri Hilir- Sungguh mengenaskan, bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 012 di Desa Rantau Kasih, Kecamatan Kampar Kiri Hilir yang bentuknya lebih pantas disebut dengan kandang kambing dibanding bangunan sekolah negeri milik pemerintah. Bahkan lebih tragis lagi sekolah tak layak ini digunakan untuk tiga sekolah sekaligus, yakni TK Mutiara Hati Rantau Kasih, SDN 12 Rantau Kasih dan SMP 3 Kampar Kiri Hilir Kabupaten Kampar.
Namun di tahun 2026 nanti, mimpi para murid Sekolah Dasar Negeri di Desa Rantau Kasih tersebut untuk memiliki ruang belajar yang layak akhirnya terwujud. Tahun depan mereka akan dapat belajar di ruang permanen yang akan menggantikan kondisi lama yang hanya berlantai tanah berdinding kayu dan bangku lapuk seadanya.
Kepastian akan dibangunnya sekolah tersebut di tahun 2026 dengan bangunan permanen seperti halnya sekolah sekolah negeri lainnya disampaikan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kampar, Eko Sutrisno.
Kata Eko, selama beberapa bulan ini ia intens melakukan kordinasi dengan pihak pihak terkait, seperti aktif berkordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar. Bahkan ia juga beberapa kali mendatangi Kementerian Kehutanan dan Kementerian Pendidikan di Jakarta.
“Alhamdulillah seyelH sekolah lama berkordinasi, tahun depan sekolah itu sudah bisa dibangun dengan bangunan yang layak, secara regulasi sudah dapat cantolannya, dan sudah dapat lampu hijau dari kementerian,” ujar Eko.
Kata Eko, kementerian memperbolehkan pembangunan sekolah di Rantau Kasih asal bukan di kawasan hutan lindung. Sedangkan lokasi sekolah berada bukan di kawasan hutan lindung atau kawasan swaka marga satwa. Melainkan berada di kawasan tanaman industri atau HTI.
Sejak awal menjabat, Eko Sutrisno sudah mencanangkan pembangunan sekolah mirip kandang kambing yang berada di dalam lingkup wilayah Dapil 6 wilayah yang ia wakili saat ini sebagai prioritas utama yang harus diperjuangkan. Dan kini, niat baik politisi muda Partai Nasdem itu telah berhasil memasukan anggaran pembangunnya di tahun 2026 mendatang.
Padahal sudah sejak lama sekolah ini seperti diterlantarkan tak pernah benar benar diusahakan untuk bisa dibangun permanen menjadi sekolah layak tempat anak anak generasi penerus bangsa menimba ilmu.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur usaha pak dewan Eko Sutrisno dalam mewujudkan sekolah anak kami dibangun menjadi layak tahun depan akan terwujud. Kami mengucapkan ribuan terima kasih. Semoga anak anak kami menjadi semakin giat belajarnya,” ujar Ruslan, salah seorang wali murid di sekolah itu, kepada wartawan, Senin (8/12/2025).***





