Tambang- Mantan Bupati Kampar 2 Periode, Jefry Noer sukses membudidayakan pisang Cavendish di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang membuat banyak pihak ingin meniru. Untuk tahap awal, Jefry menanam pisang jenis ini di lahan seluas 12 hektar dengan 20 ribu batang pisang Cavendish.
Salah satu yang datang dan Ingin belajar dari kebun pisang Jefry Noer ini adalah Wakil Bupati Kabupaten Bengkalis, Bagus Santoso.
Orang nomor dua di kabupaten paling kaya di Riau itu datang berkunjung untuk belajar cara membudidayakan pisang yang berasal dari Amerika Latin ini pada Selasa, 4 Juni 2026 kemarin.
Kata Jefry Noer Bagus Santoso ingin ikut membudayakan pisang jenis ini di Kabupaten Bengkalis.
“Kita sudah jelaskan ke Bapak Bagus cara menanam pisang ini. Insyallah Pak Bagus sangat berminat untuk menanam Cavendish di Bengkalis sana,” ujar Jefry Noer.
Dalam kunjungan itu, Jefry juga memperlihatkan cara pembibitan Cavendish di lokasi yang sama.
Saat ini permintaan pasar pisang Cavendish di Riau sangat tinggi. Di samping memiliki pangsa pasar untuk diekspor, pisang ini juga sangat diminati supermarket dan toko ritel modern yang ada di Riau.
Untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) saja dibutuhkan hingga 2 juta buah pisang per harinya.
Jefry juga membuka peluang bagi masyarakat yang memiliki lahan minimal setengah hektar, bisa menjalin kerjasama dengan pola Inti Plasma.
Pisang Cavendish adalah salah satu varietas pisang yang populer karena memiliki rasa yang manis dan tekstur yang lembut.
Di samping rasanya yang enak, pisang ini mengandung serat, vitamin B6, vitamin C, dan kalium yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh.
Pisang merupakan salah satu buah tropis paling populer di dunia dan banyak ditemukan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Buah ini juga memiliki beragam jenis, salah satunya adalah pisang Cavendish (Musa acuminata) atau yang dikenal sebagai pisang ambon putih atau pisang silane.-***





