Pekanbaru – Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si, melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau terkait rencana pembangunan pelebaran jalan serta mekanisme ganti rugi tanaman milik masyarakat yang terdampak pembangunan akses jalan menuju Komplek Batalyon Yonif TP 898/PC melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), di Desa Kebun Durian, Kecamatan Gunung Sahilan, Senin (20/7/2926).
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Kampar didampingi oleh Staf Ahli Bupati Kampar Bidang Ekonomi Suhermi, Camat Gunung Sahilan, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Turut hadir Komandan Batalyon Yonif TP 898/PC, Letkol Inf Erica Dali Fernando, S.I.P., M.M.
Rombongan Pemerintah Kabupaten Kampar disambut langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, M. Job Kurniawan, beserta jajaran di kantor DLHK Provinsi Riau.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kampar menyampaikan bahwa pembangunan pelebaran jalan menuju Komplek Yonif TP 898/PC merupakan salah satu upaya meningkatkan aksesibilitas kawasan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan operasional satuan TNI di wilayah Kecamatan Gunung Sahilan.
Namun demikian, Misharti menegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan harus tetap memperhatikan aspek lingkungan, kepatuhan terhadap regulasi kehutanan, serta memberikan kepastian bagi masyarakat yang tanamannya terdampak oleh proyek tersebut.
“Kami ingin memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Di sisi lain, hak-hak masyarakat yang terdampak juga harus menjadi perhatian, terutama terkait mekanisme ganti rugi tanaman sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berlangsung dengan baik tanpa menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujar Misharti.
Sementara itu, Kepala DLHK Provinsi Riau, M. Job Kurniawan, menyambut baik koordinasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kampar. Ia menyampaikan bahwa pihaknya siap memberikan pendampingan dan fasilitasi sesuai kewenangan agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai aturan, termasuk dalam aspek perizinan dan pengelolaan lingkungan.
Pada kesempatan yang sama, Komandan Batalyon Yonif TP 898/PC, Letkol Inf Erica Dali Fernando, S.I.P., M.M., mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kampar dan Pemerintah Provinsi Riau terhadap pembangunan akses jalan menuju komplek batalyon. Menurutnya, keberadaan infrastruktur yang memadai akan mendukung mobilitas personel sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Melalui koordinasi ini diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Kampar, Pemerintah Provinsi Riau, TNI, serta masyarakat sehingga pembangunan pelebaran jalan melalui program CSR dapat segera direalisasikan dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan, kepastian hukum, dan keberlanjutan lingkungan.-adv





