Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia. Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026). Dalam acara tersebut, Kepala Negara melantik Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia. Sementara Yos Sunitiyoso dilantik sebagai Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia.
Pengangkatan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 80/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia. (BPMI Setpres/Muchlis Jr)
Pemerintah masih mencari lahan yang akan dijadikan lokasi pembangunan Universitas Republik Indonesia (URI), lembaga pendidikan baru yang disiapkan untuk mencetak calon pemimpin bangsa.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan proses penentuan lokasi kampus masih berlangsung. “Ditunggu pembangunannya, masih dicek lahannya,” kata Prasetyo saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (24/7/2026), dilansir Antara dikutip dari Espos.id.
Sehari sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur URI dan Prof. Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur URI di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 80/P Tahun 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga melantik Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
Prasetyo menjelaskan pembentukan URI telah dipersiapkan sejak lama dan mengadopsi konsep lembaga pendidikan kepemimpinan yang diterapkan di sejumlah negara.
Menurut dia, Prancis memiliki École nationale d’administration (ENA) yang kini menjadi Institut National du Service Public (INSP) sebagai lembaga pendidikan bagi calon pejabat pemerintahan.
“Semua pejabat pemerintahan, semua pejabat BUMN, bahkan pejabat gubernur, bupati itu harus masuk atau pernah mengikuti pendidikan itu,” ujarnya.
Pemerintah berharap melalui model serupa, Indonesia dapat menyiapkan calon pemimpin yang memiliki kemampuan teknis sekaligus wawasan kebangsaan yang kuat.
Usai dilantik, Donny Ermawan Taufanto mengatakan pembentukan URI merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya untuk menyiapkan pemimpin Indonesia pada masa depan.
Donny mengungkapkan pemerintah juga akan membentuk Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan yang berada di bawah Gubernur URI. Badan tersebut akan membawahi tiga institusi, yakni Badan Pengelola Sekolah Unggulan, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, dan Lembaga Administrasi Negara.
Menurut dia, fungsi LAN nantinya tidak hanya membina aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia bagi badan usaha milik negara (BUMN).
Selain itu, pemerintah telah mulai menjalankan Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD). Saat ini, sebanyak 399 pegawai baru BUMN sedang mengikuti pembinaan sebagai bagian dari program tersebut.
“Jadi kami melatih dan membina pegawai baru BUMN agar menjadi insan yang berintegritas dan memiliki kemampuan untuk memajukan bangsa. Nantinya akan terintegrasi mulai dari lulusan SMA terbaik, masuk perguruan tinggi, hingga masuk pemerintahan ataupun BUMN,” kata Donny.-***





