Pengurus APDESI Kampar Periode 2024-2029 Dilantik, Dihadiri Ketua DPP Anwar Sadat

BANGKINANG- Pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Kampar resmi dilantik. Pelantikan digelar di gedung Mahligai Bungsu, Bangkinang Kota, pada Rabu (16/10/2024).

Pelantikan ini bertajuk “Memperkokoh Eksistensi APDESI Merajut Kebersamaan Dalam Membangun Desa”.

Pelantikan ini dihadiri oleh Ketua Umum DPP APDESI, Asep Anwar Sadat serta turut dihadiri pula oleh Ketua APDESI Provinsi Riau, Abdurachman Chan yang melantik langsung para pengurus.

Acara ini juga dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Riau, Eva Yuliana berserta mantan bupati Kampar 2 periode, Jefry Noer dan turut dihadiri oleh perwakilan pimpinan Forkopimda.

Kepada para kepala desa yang hadir pada kesempatan itu, Asep berpesan untuk bekerjalah sesuai hati, jadilah pemimpin yang berprestasi, pemimpin yang memiliki empati sehingga eksistensi kepala desa, pemerintah desa bisa terus terjaga.

Ia pun berharap desa kedepannya bisa menjadi tulang punggung negara, baik dari segi ekonomi maupun sosial masyarakat di seluruh Indonesia.

Anwar juga mengingatkan kepala desa di Kampar, bahwa setiap jabatan akan berakhir, pemimpin akan datang dan pergi silih berganti seiring berjalannya waktu.

Untuk itu, ia berpesan agar kepala desa tidak takut kehilangan jabatan, tapi takutlah ketika jabatan berakhir tapi tidak meninggalkan hal baik yang patut untuk dikenang masyarakat.

Sejauh ini menurut Anwar Sadat kinerja para kepala desa di seluruh Indonesia cukup baik dan akuntabel. Dari 75 ribu kepala desa, hanya 800 saja yang bermasalah dengan hukum.

Hal itu menurut dia sangat kecil bila dibanding dengan asosiasi profesi lainnya seperti, bupati, gubenur maupun asosiasi lainnya yang persentase bersentuhan dengan hukum lebih tinggi.

Anwar Sadat menyebut jumlah desa sangat banyak yakni berjumlah 75.265 desa yang tersebar di 37 provinsi. Dari jumlah itu dapat dilihat posisi desa sangat mendominasi Indonesia baik dari segi populasi dan geografis.

Untuk itu, ia meminta para kepala desa untuk lebih memaksimalkan peran dan eksistensi desa dalam membangun Indonesia.

Ia meminta desa terus meningkatkan kompetensi sumber saya manusianya agar bisa menyesuaikan diri dengan era digitalisasi dan modernisasi. Ia berharap pimpinan desa harus siap dan mampu menguasai adminitrasi dan regulasi di era digitalisasi seperti sekarang ini.-***

Pos terkait