Bupati Ahmad Yuzar Siap Sukseskan Program 3 Juta Rumah Nasional di Kampar

Oplus_16908288

Bangkinang Kota– Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting pada Senin (13/7/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, ini berpusat di Ruang Media Center (Gedung Asisten 2) Lantai II Kantor Bupati Kampar.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar didampingi oleh Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si. Turut hadir jajaran Asisten I, Asisten II, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kampar, serta kepala instansi vertikal terkait lainnya.

Rakor yang diikuti oleh seluruh jajaran pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia ini tidak hanya berfokus pada pengendalian inflasi. Pertemuan berkala ini juga dirangkaikan dengan sejumlah pembahasan strategis nasional. Di antaranya meliputi penanganan kenaikan harga ikan segar di berbagai pemda, progres pendataan Sensus Ekonomi 2026, rilis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Versi 3 Tahun 2026, hingga evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam menyukseskan Program 3 Juta Rumah.

Mendagri Tito Karnavian dalam arahannya menekankan agar seluruh kepala daerah memperkuat sinergi intervensi pasar, terutama dalam menjaga stabilitas pasokan komoditas pangan yang rawan bergejolak di tengah faktor cuaca.

Selain itu, Mendagri juga meminta komitmen penuh pemda untuk memfasilitasi kelancaran Sensus Ekonomi serta mendukung penyediaan lahan maupun regulasi demi kelancaran Program 3 Juta Rumah bagi masyarakat.

Menanggapi arahan tersebut, Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar siap bersinergi dan menjalankan seluruh instruksi pusat secara optimal.

“Pemkab Kampar berkomitmen penuh, baik dalam menjaga keterjangkauan harga pangan di daerah, menyukseskan pemutakhiran data DTSEN dan Sensus Ekonomi 2026, hingga mengawal jalannya Program 3 Juta Rumah agar tepat sasaran di Kabupaten Kampar,” ujar Ahmad Yuzar usai mengikuti rakor.

Pertemuan yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan pemaparan kondisi IPH (Indeks Perkembangan Harga) mingguan nasional oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan kementerian terkait.

Disela-sela rakor Ahmad Yuzar juga meminta Tim TPID Kabupaten Kampar tidak lengah dan rutin menggelar operasi pasar murah secara berkala, terutama pada komoditas pangan yang mencatatkan kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) mingguan.-adv

Pos terkait