Pedagang Kaki Lima Pasar Inpres Bangkinang Dukung Pasangan REDO, Ardo: Ini Jadi Bahan Bakar Luar Biasa Bagi Kemenangan Kita

BANGKINANG– Dukungan bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati Repol-Ardo terus mengalir dari berbagai kalangan. Kali ini dukungan datang dari Persatuan Pedagang Kaki Lima Pasar Inpres Bangkinang.

Dukungan disampaikan langsung oleh Ketua Pedagang Kaki Lima Pasar Inpres Bangkinang, Syafruddin Pakiah bersama beberapa perwakilan pedagang. Mereka  bertemu dengan calon wakil bupati Ardo di salah satu tempat makan di Bangkinang Kota, Jumat (6/9/2024) malam.

Ardo menyambut baik dukungan yang diberikan oleh para pedagang kaki lima di Pasar Inpres Bangkinang tersebut. Ia menyebut dukungan ini menjadi bahan bakar luar biasa bagi upaya pemenangan barisan Repol-Ardo.

“Dukung dari bapak ibu para pedagang kaki lima di pasar Inpres Bangkinang ini kita sambut dengan suka cita. Dengan dukungan ini kita semakin optimis untuk menang,” kata Ardo.

Pakiah kemudian menyampaikan aspirasi para pedagang kepada Ardo, diantaranya soal kondisi pasar yang kotor, penataan pedagang yang buruk serta banyaknya uang “setoran” yang harus dibayarkan oleh para pedagang kepada pihak pengelola sementara pelayanan yang mereka terima di pasar sangat buruk.

Kata Pakiah, keadaan pasar yang kotor serta sembraut menyebabkan omzet pedagang pun jadi sangat rendah. Lantaran para pembeli enggan masuk ke dalam pasar.

Para pedagang melalui Pakiah meminta, bila Repol dan Ardo berkuasa kondisi pasar Inpres Bangkinang harus ditata kembali, pasar harus dibuat bersih, pungutan ditiadakan sehingga beban pedagang menjadi ringan.

Ardo pun berjanji, jika pasangan REDO terpilih, maka pasar Inpres Bangkinang akan ditata menjadi bersih, akan dibuat menjadi lebih baik sehingga pedagang nyaman berjualan, para pembeli pun menjadi ramai kembali.

Bagi pasangan REDO, sebut Ardo pasar dan para pedagang merupakan tulang punggung penggerak roda ekonomi masyarakat. Jika pasar lesu, maka pertumbuhan ekonomi rendah dan tingkat kesejahteraan masyarakat pun menjadi buruk.

“Jika kami diberi amanah oleh masyarakat Kampar untuk memimpin, membenahi pasar akan menjadi prioritas kita, tidak hanya pasar Bangkinang tapi seluruh pasar rakyat yang ada di Kampar, akan kita benahi,” sebut Ardo lagi.

“Semoga omzet pedagang kita semakin meningkat, sehingga bapak ibu saudara kita para pedagang melimpah rezekinya, dan mereka mampu memberikan kehidupan dan pendidikan yang baik bagi anak-anaknya demi masa depan mereka yang lebih baik. Hal itu tentu menjadi konsern dan keinginan kita bersama,” tutur Ardo.

Pedagang juga meminta komitmen pasangan REDO untuk mengambil alih kembali pengelolaan pasar Inpres dari pihak swasta. Tentu saja dengan membayar sejumlah uang sebagai bagian dari kesepakatan take over kepada pihak investor yang selama ini telah menjalankan investasi di sana.

Sebagai informasi, dukungan para pedagang pasar Inpres Bangkinang ini dalam sejarah Pilkada langsung di Kampar selalu menjadi hal yang sangat penting bagi kemenangan paslon bupati/wakil bupati. Jika menilik pada helat pilkada sejak 2006, pasangan yang didukung pedagang pasar Inpres Bangkinang selalu yang keluar sebagai pemenang.

Pada 2006, pedagang pasar Inpres Bangkinang memberikan dukungan ke paslon Burhanuddin-Teguh Sahono.

Pada Pilkada 2011, pedagang pasar Bangkinang mendukung paslon Jefry Noer-Ibrahim Ali. Sedangkan di Pilkada 2017, pedagang pasar Bangkinang mendukung pasangan calon bupati/wakil bupati Azis Zaenal-Catur Sugeng Susanto.-***

Pos terkait