Disaksikan Penonton yang Tumpah Ruah, Bupati Kampar Resmi Tutup Pacu Sampan Dalam Rangka HUT Kampar ke-76

Bupati Kampar Tutup Lomba Pacu Sampan HUT Kampar ke-76 di Desa Pulau Lawas, Bangkinang

Bangkinang- Bupati Kampar yang diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah Dr.Ardi Mardiansyah.S.Stp.M.Si secara resmi menutup perlombaan pacu sampan dalam rangka HUT Kampar ke-76 Tahun 2026 dengan tema “Bersama Membangun Kampar Dengan Hati” yang dilaksanakan di Kampung Godang Desa Pulau Lawas Kecamatan Bangkinang, Minggu (5/4/2026) yang juga dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Kampar.

Dalam arahannya, Penjabat Sekretaris Daerah Dr.Ardi Mardiansyah.S.Stp.M.Si menyampaikan apresiasi mendalam atas partisipasi pantitia pelaksana dan masyarakat. Ardi menekankan bahwa pacu sampan bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah mempererat tali silaturahmi dan memperkokoh identitas budaya Kambupaten Kampar.  

“Melalui kegiatan ini, kita belajar bahwa membangun Kabupaten Kampar bukan hanya dengan tenaga dan pikiran, tetapi juga dengan hati. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat hari ini adalah modal besar untuk mewujudkan Kampar yang maju, sejahtera, dan berbudaya,” ujar Ardi Mardiansyah.

Kata dia, pacu sampan telah lama menjadi tradisi masyarakat Kabupaten Kampar, khususnya di daerah aliran Sungai Kampar. Perlombaan ini bukan hanya olahraga air, tetapi juga simbol kehidupan masyarakat yang sejak dahulu bergantung pada sungai sebagai jalur transportasi, sumber ekonomi dan ruang interaksi sosial.  

“Dalam konteks HUT Kampar ke-76, pacu sampan menjadi salah satu perlombaan. Ini refleksi perjalanan panjang daerah. Untuk itu diharapkan Masyarakat Kabupaten Kampar tetap menjaga akar budaya sambil terus bergerak maju,” ujarnya.

Dijelaskan Ardi, perlombaan tahun ini diikuti oleh  25 Tim Pacu Sampan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kampar. Setiap tim menampilkan kekompakan luar biasa, dengan para pendayung yang bersemangat mengayuh hingga garis finish.  

“Harapan ke depan agar tradisi pacu sampan terus dilestarikan dan dikembangkan sebagai daya tarik wisata budaya. Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen untuk menjadikan kegiatan ini sebagai agenda tiap tahunnya, dengan dukungan fasilitas dan promosi yang lebih luas,” pungkasnya.

Pantauan awak media di lapangan, event pacu sampan ini mendapat atensi dari masyarakat yang luar biasa. Penonton terlihat membludak berjubel di pinggir sungai menyaksikan keseruan sampan beradu laju. Begitulah jembatan lama dan jembatan baru Water Front City disesaki masyarakat yang menonton perlombaan ini.

Ada pun yang meraih juara pada tahun 2026 ini di antaranya :
Juara Pertama Srigala Muda – Kecamatan Siak Hulu dengan hadia sebesar Rp.30.000.000, juara Kedua, CV. Mikhaila Kecamatan Siak Hulu dengan hadiah sebesar Rp. 20.000.000, Juara Ketiga Naga Laut – A Kecamatan Kampa dengan hadia sebesar Rp. 10.000.000.
Juara harapan 1. BSC – Kecamatan Siak Hulu dengan hadiah sebesar Rp. 5.000.000, harapan 2 Naga Laut – B Kecamatan Kampa dengan hadiah sebesar Rp. 3.000.000, dan harapan 3 Kampung Godang Kecamatan Bangkinang dengan hadiah sebesar Rp. 2.000.000.-Adv/Jeck

Pos terkait