Iran Kembali Serang Kapal Minyak yang Melewati Selat Hormuz

Foto : penampakan selat hormuz dari citra satelit

Timteng- KORPS Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyerang tiga kapal minyak yang mereka sebut dikawal oleh militer Amerika yang telah membunuh anak-anak, mencoba melewati jalur Minni di bagian selatan Selat Hormuz.

Setelah ledakan dan kebakaran hebat pada salah satu kapal tersebut, kedua kapal lainnya dengan cepat berbalik arah.

“Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam menegaskan bahwa Selat Hormuz berada di bawah kendali kami, dan akan ditutup sepenuhnya selama Amerika Serikat terus melakukan tindakan kriminalnya di wilayah tersebut, dan tidak ada satu pun kapal minyak yang akan masuk atau keluar. Setiap kapal yang terjebak dalam perangkap Amerika Serikat dan mencoba melewati tanpa koordinasi dengan Republik Islam Iran, akan menghadapi nasib yang sama,” ujar sumber IRGC, Rabu, 22 Juli 2026.

Pihak IRGC juga mengingatkan pihak Amerika untuk menghentikan tindakan kriminalnya di wilayah sensitif Selat Hormuz.

“Kami memperingatkan Amerika Serikat yang agresif dan pembunuh anak-anak untuk menghentikan tindakan kriminalnya di wilayah sensitif ini, untuk berhenti membahayakan kapal-kapal komersial, dan untuk berhenti memanipulasi keamanan energi global.l,” ujar sumber itu.

Menurut IRGC, sikap intervensi AS yang hanya menyebabkan krisis di bidang energi dan kekurangan pupuk pertanian bagi dunia. Tindakan kriminal ini hanya akan membawa Anda lebih banyak ketidakpercayaan dan kekalahan yang tidak dapat diperbaiki, yang akan segera Anda saksikan.

“Insya Allah, tindakan balasan akan dilakukan atas pelanggaran yang telah Anda lakukan,” kata IRGC.

Sebagai informasi, perang Iran melawan AS telah dimulai sejak 28 Februari 2026 silam. Namun hingga kini belum ada tanda tanda perang ini akan berakhir. Meskipun pada bulan Mei lalu sempat terjadi gencatan senjata dan kedua belah pihak telah mencoba melakukan pertandingan.

Namun, nyatanya kini perang antara keduanya kembali berkobar sengit.-***

Pos terkait